8 Jan 2013

cinta itu aneh

cinta itu aneh...
terkadang orang yang dicintai bukanlah orang yang selalu berada disamping kita, bukan orang yang selalu membuat bahagia, bukan orang yang selalu ada saat dibutuhkan dan bukan juga orang yang selalu membuat tersenyum (⌒▽⌒). melainkan orang yang menyebalkan, orang yang membuat hari hari yang menyebalkan, orang yang selalu membuat kita marah dan kesal dengan ulah tingkahnya. kenapa bukan orang yang jelas jelas bisa membuat kita bahagia? 
itulah cinta. susah untuk dimengerti. mungkin dengan tingkahnya yang menyebalkan itulah yang memberi warna dalam hidup kita. dibalik kekesalan selalu ada tawa dan saat ia tidak bertingkah menyebalkan kita merasa kehilangan. itulah cinta. cinta datang kapan saja dan bagaimanapun caranya. cinta itu seperti angin yang hanya bisa dirasakan saat berhembus.

sudut wanita

wanita itu sosok termulia yang pernah ada. ia adalah satu satunya orang yang ihklas mengorbankan nyawanya demi orang yg ia sayangi. ia begitu tulus saat ia mencintai seseorang, begitu tulus saat memberikan kasih sayang. tanpa pamrih memberikan bantuan. wanita itu begitu indah. semua seakan sempurna. hanya wanita yang bisa membuat dunia menjadi gila. wanita wanita dan wanita. 
namun kadang. wanita itu begitu jahat. ia begitu licik. ia seakan akan bisa menggelapkan dunia. ia membutakan mata yang menatapnya. ia membuat pria terpesona akan keindahannya. membuat pria lupa akan dunianya. wanita itu juga manjerumuskan para pria agar masuk api naraka. jahat sakali. sampai sampai wanita itu mambuat pria bertekuk lutut memohon maaf saat sang pria barbuat dosa. 
namun kadang juga. wanita itu begitu lemah. ia rapuh lamah sendiri. ia sering disakiti. sering dikhianati. padahal ia begitu tulus akan perasaannya. walau kadang tanpa pamrih namun hasrat ingin dibalas perasaanya sering muncul. rasa itulah yang membuatnya lemah. wanita itu sangat bodoh. ia dengan gampangnya menerima rayuan gombal pria. bagitu bahagia saat menikmati waktu bersama pria itu. wanita itu tak menyadari. kebahagiaannya berujung kepedihan. saat itulah wanita benar benar lemah. lemah akan rayuan. tak bisa nelawan dan menolak. bahkan untuk berkedippun wanita itu tak mampu. sampai ujungnya ia benar benar sakit hati dan terpuruk. ia manganggap dunia sudah berakhir. disinilah saat saat wanita mengakhiri semuanya. seakan akan nyawanya yg hilang juga akan menghilangkan rasa sakitnya. perih. hanya itu yg dirasakan wanita itu. saat gelap sudah. wanita itu hanya bisa melihat air mata yg jatuh dari pria yg ia cintai. ia menyesal. andaikan waktu bisa diputar ulang. andaikaaan saja. mungkin wanita itu akan lebih menghargai dirinya yang begitu istimewa. menyesal kini wanita itu. ia hanya bisa melihatnya dari surga tanpa bisa menggapai dan merasakan apa yg seharusnya ia dapatkan. 
-disudut wanita-
@ellynvtsari

4 Jan 2013

hidup itu untuk belajar

aku hidup untuk belajar. belajar akan arti sebuah topeng. dari sini aku banyak belajar arti kehidupan. belajar bahwa terkadang mengetahui sebuah kebohongan jauh lebih indah. bahwa terkadang kebohongan tidak selamanya menyakitkan dan kenyataan tidak selamanya indah. disini juga belajar bersandiwara. tidak selamanya senyum itu bahagia dan air mata itu kesedihan. bahkan aku tahu kini, aku tersenyum di atas kesedihan. di atas kepedihan yang menekan hatiku. orang bilang hidup itu panggung sandiwara dan itu benar. di luar sana banyak sekali orang orang bertopeng. berlaku baik untuk menutupi kebusukannya, berlaku kasar untuk menutupi kelemahannya, berlaku kejam untuk menutupi penderitaannya. banyak sekali topeng. dulu aku pernah berfikir mengapa aku lahir ke dunia ini. mengapa aku harus terlahir diantara kemunafikan orang orang di sekitarku. terkadang aku harus mencari topeng yang pas untuk ku. untuk menutupi semua rasa yang ada di hatiku. seakan akan berlomba lomba mencari pujianlah hidup ini, mencari kalimat yang waah untuk hidupnya. sebenarnya untuk apa? apakah pujian itu akan menbawa ke hidup yang lebih nyata? tidak! hidup akan selalu seperti ini berputar seperti kincir angin, mengalir seperti air, berlalu seperti angin, dan berakhir seperti sebuah drama. aku harus memilih. aku tak bisa hidup seperti ini. aku tulis ini untuk selalu mengingatkan orang orang bahwa hidup itu untuk memahami bukan menyesalin. air mata bukan berarti kepedihan, dibalik tangis itu pasti akan ada hikmah yang datang. meresapi dan memahami air mata itu. jika menangis bersama orang yang disayangi, orang yang dicintai tak akan air mata itu terasa sakit. mungkin dari situ aku sadar bahwa aku tak perlu menangis. apalagi menangisi hidup yang cuma mampir  ini. aku hanya ingin bahagia, impian semua orang. namun, bahagia yang sesungguhnya itu apa? aku sendiri tak mengetahui benar arti sebuah 'kebahagiaan'. kadang saat sendirian aku merasa bahagia. bahagia karena aku tidak akan membuat orang lain bersedih melihatku sendirian. kadang saat kematian datang aku juga bahagia, bahagia karena dibalik kematian pasti ada kebersamaan. kadang saat tertimpa bencana aku pun bahagia, bahagia karena banyak kepedulian dan keihklasan. aku yakin tidak semua orang merasa bahagia. banyak sekali orang yang tidak bisa merasakan kebahagiaan dalam hidupnya. sebenarnya kebahagiaan itu bukan datang dengan sendirinya tetapi bagaimana kita mencari kebahagiaan ditengah kesedihan itu.